Bahaya Kontaminasi Beras Non Organik

Bahaya Kontaminasi Beras Organik Beras merupakan bahan makanan yang paling penting bagi masyarakat di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, masyarakat di Asia pun menjadikan nasi adalah makanan utama untuk dikonsumsi sehari-hari. Hal ini menjadikan masyarakat lebih hati-hati dalam memilih beras untuk dikonsumsi, untuk diri sendiri atau orang lain.

Dengan isu tersebut, para produsen beras mulai memproduksi beras organik yang baik untuk kesehatan manusia. Apakah perbedaan antara beras organik dan beras biasa? Hal ini masih menjadi pertanyaan dan rumor yang dibahas oleh publik. Perbedaan besar antara beras organik dan beras biasa adalah penggunaan pestisida pada proses penanaman padi. Beras non-organik biasanya menggunakan pestisida kimia yang dapat mengusir hama dan dapat menghilangkan beberapa komponen nutrisi pada beras. Pestisida kimia yang telah terserap pada padi dalam waktu lama dan menjadi beras dapat menimbulkan komponen unsur penyakit kanker.

Dalam proses penanaman padi, beras organik memerhatikan pupuk yang akan dipakai dan dibuat secara alami. Terkadang, beras non-organik tidak memerhatikan pupuk yang dipakai apakah produk eco-friendly dan mengandung chemical yang dapat membahayakan manusia. Selain itu, air yang digunakan mengandung Radioaktif atau tidak.